21 Februari 2026
Humas
3
Assalamualaikum, SMASRA.
Pada tanggal 28–30 Januari 2026, siswa-siswi SMA Al-Hasra kelas XI IPA mengikuti kegiatan Research Study di Kampung Takakura dan Desa Alamendah, Kota Bandung. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan lapangan, tetapi ruang belajar nyata tempat teori di buku bertemu langsung dengan praktik di kehidupan sehari-hari.
Selama tiga hari, para siswa diajak memahami bahwa sains tidak hanya hidup di laboratorium sekolah, tetapi juga tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Di Kampung Takakura dan Desa Alamendah, siswa mempelajari proses produksi biogas sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan. Mereka melihat langsung bagaimana limbah organik yang sering dianggap tidak berguna dapat diolah melalui proses fermentasi menjadi sumber energi yang bermanfaat.
Penjelasan mengenai proses pembentukan gas metana, sistem penampungan, hingga pemanfaatannya untuk kebutuhan rumah tangga memberikan gambaran konkret tentang konsep-konsep yang sebelumnya hanya dipelajari secara teori. Sains terasa lebih hidup ketika bisa dilihat, disentuh, dan dipahami dari proses nyatanya.
Tidak berhenti pada biogas, kegiatan dilanjutkan dengan mempelajari pembuatan pupuk organik cair. Melalui proses fermentasi bahan-bahan alami, siswa memahami bagaimana limbah organik dapat diubah menjadi pupuk yang mampu menyuburkan tanah tanpa merusak lingkungan.
Di sini, mereka belajar tentang peran mikroorganisme, keseimbangan unsur hara, serta pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Prosesnya mungkin terlihat sederhana, tetapi di baliknya ada prinsip biologi dan kimia yang kuat.
Momen ini menjadi pengingat bahwa inovasi tidak selalu harus rumit. Kadang, solusi terbaik justru lahir dari pemahaman yang mendalam terhadap alam.
Kegiatan semakin lengkap dengan pembelajaran tentang pengolahan enzim. Siswa mempelajari bagaimana enzim bekerja sebagai katalisator biologis yang mempercepat proses penguraian bahan organik.
Dari konsep reaksi kimia hingga aplikasinya dalam pengolahan limbah, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang komprehensif. Mereka tidak hanya memahami “apa” yang terjadi, tetapi juga “mengapa” dan “bagaimana” proses tersebut berlangsung.
Research Study ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa kelas XI IPA. Mereka belajar bahwa ilmu pengetahuan tidak berdiri sendiri, melainkan hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini juga menumbuhkan kepedulian terhadap isu lingkungan, energi terbarukan, dan pertanian berkelanjutan. Harapannya, pengalaman ini tidak hanya menambah wawasan akademik, tetapi juga membentuk pola pikir kritis, solutif, dan peduli lingkungan.
Karena pada akhirnya, belajar sains bukan hanya soal nilai ujian tetapi tentang bagaimana ilmu itu bisa memberi manfaat nyata bagi kehidupan.
21 Februari 2026
Humas
21 Februari 2026
Humas
21 Februari 2026
Humas